1.Teknikal Analis adalah sebuah metode
peramalan/estimasi pergerakan harga dengan melihat data historis harga
yang terjadi pada pasar. Data harga adalah jenis data yang paling banyak
digunakan dalam proses analisa, walaupun ada beberapa jenis data lain
yang juga digunakan dalam proses analisa seperti volume dan open
interest dalam kontrak futures. Pada intinya ketika menggunakan metode
analisa teknikal apapun adalah kembali ke dasar teorinya, yang secara
metodelogi telah terbukti kinerja untuk periode waktu yang signifikan.
Setelah menemukan sebuah sistem trading yang sesuai, barulah bisa dicari
teknik-teknik lain yang dapat digabungkan dengan metode trading yang
sudah ada.
Hampir semua trader menggunakan analisa
teknikal walaupun jumlahnya minimum. Bahkan pihak-pihak yang sangat
mengacu pada analisa fundamental akan menggunakan atau melihat terlebih
dahulu grafik harga sebelum melakukan transaksi.
Pada level teori yang sangat dasar, grafik membantu trader untuk
menentukan level yang ideal untuk masuk pasar sebelum melakukan
transaksi. Grafik menyediakan efek visual dari data historis pergerakan
harga. Karenanya, trader dapat melihat grafik dan mengetahui apakah
mereka membeli di harga yang wajar (berdasarkan data historis harga
disebuah pasar tertentu), menjual di harga tertinggi periodik atau
mungkin melakukan transaksi ketika pasar bergerak menyamping (sideways).
Ini hanya beberapa kondisi pasar yang dapat di identifikasi oleh
grafik. Grafik juga memungkinkan adanya analisa yang lebih canggih dan
maju dari pergerakan harga.Asumsi Analisa Teknikal :
? Fundamental pasar telah berpengaruh
terhadap harga pasar saat ini. Jadi fundamental pasar dan faktor
lainnya, seperti perbedaan pendapat, harapan, rasa takut, dan sentimen
pelaku pasar, tidak perlu dipelajari lebih lanjut.
? Sejarah berulang dengan sendirinya
dan karena itu pasar bergerak di kisaran yang dapat diprediksi, atau
setidaknya memiliki pola tertentu. Pola-pola ini dihasilkan dari
pergerakan harga, dinamakan sinyal. Tujuan analisa teknikal adalah untuk
mendapatkan sinyal yang diberikan oleh kondisi pasar saat ini dengan
mempelajari sinyal masa lalu.
? Harga bergerak dalam bentuk tren.
Analis teknikal biasanya tidak percaya bahwa fluktuasi harga bergerak
dalam kondisi tidak terprediksi dan acak. Harga dapat bergerak dalam
salah satu dari tiga bentuk arah, naik, turun, atau menyamping
(sideways). Ketika sebuah tren terbentuk dari arah-arah pasar yang ada,
biasanya akan berlanjut sampai beberapa periode.
Sistem dari analisa teknikal biasanya termasuk grafik harga, grafik
volume, dan beberapa metode matematik lainnya dari pola dan perilaku
pasar. Metode manipulasi matematik dari bermacam-macam jenis data pasar
ini digunakan untuk menentukan kekuatan dan ketahanan dari tren
tertentu. Jadi analis teknikal cenderung untuk menggunakan berbagai
bentuk analisis teknikal sebelum melakukan transaksi daripada hanya
mengandalkan grafik harga untuk mengestimasi nilai pasar di masa datang.
Sama halnya dengan aspek lain dari trading, dalam penggunaan analisa teknikal harus disiplin. Seringkali seorang trader gagal melakukan transaksi, membeli atau menjual, ketika harga telah mencapai pola teknikal yang diidentifikasi sebagai sinyal masuk atau keluar pasar. Ada banyak faktor lainnya yang berpengaruh terhadap hal ini seperti teknologi, fundamental dan lain sebagainya.
Kesalahan umum yang sering dibuat oleh para trader adalah mengharapkan harga akan berbalik arah terhadap posisi yang merugi dan terlalu cepat melikuidasi posisi yang sedang mengalami keuntungan. Dibutuhkan kedisiplinan tinggi dalam penggunaan analisa teknikal.
Grafik Harga :
Sama halnya dengan aspek lain dari trading, dalam penggunaan analisa teknikal harus disiplin. Seringkali seorang trader gagal melakukan transaksi, membeli atau menjual, ketika harga telah mencapai pola teknikal yang diidentifikasi sebagai sinyal masuk atau keluar pasar. Ada banyak faktor lainnya yang berpengaruh terhadap hal ini seperti teknologi, fundamental dan lain sebagainya.
Kesalahan umum yang sering dibuat oleh para trader adalah mengharapkan harga akan berbalik arah terhadap posisi yang merugi dan terlalu cepat melikuidasi posisi yang sedang mengalami keuntungan. Dibutuhkan kedisiplinan tinggi dalam penggunaan analisa teknikal.
Grafik Harga :
? Bentuk Grafik Batang Terdapat banyak
jenis grafik yang menunjukkan pergerakan harga, yang paling umum
digunakan adalah grafik batang (bar chart). Tiap batang (bar) menandakan
pergerakan harga di satu periode tertentu, satu menit, satu hari, atau
satu bulan. Pergerakan harga dalam bentuk batang-batang ini akan membuat
pola-pola tertentu pada suatu periode.
? Bentuk Candlestick Seperti grafik
batang, pola candlestick dapat digunakan untuk memprediksi pasar. Karena
bentuknya memiliki warna, candlestick lebih memiliki efek visual dalam
polanya daripada grafik batang.
? Bentuk poin & figur Pola dalam
bentuk ini sebenarnya sama dengan pola yang dihasilkan oleh grafik
batang namun poin & figur tidak menggunakan skala waktu untuk
mengindikasikan hari tertentu yang berhubungan dengan pergerakan harga
tertentu.
Indikator Teknikal :
Dibawah ini adalah beberapa tipe indikator yang sering digunakan oleh para trader dalam analisa teknikal.
Indikator Tren ialah sebuah kata
yang menggambarkan adanya pergerakan satu arah yang kuat di untuk
beberapa waktu ke depan. Tren bergerak dalam 3 arah: naik, turun, dan
menyamping. Indikator tren menghaluskan data harga yang bervariasi untuk
menciptakan komposisi arah pasar. (contoh: Moving Average).?? Indikator Kekuatan pasar menggambarkan intensitas dari opini pasar yang berhubungan dengan sebuah harga dengan melihat posisi pasar yang diambil oleh beragam pelaku pasar. Volume atau open interest adalah bahan dasar untuk indikator ini. Sinyal yang diberikan sifatnya coincident atau leading. (contoh: Volume)
?? Indikator Volatilitas Indikator
volatilitas adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan
kekuatan pergerakan, atau ukuran, dari fluktuasi harga harian terpisah
dari arahnya. Umumnya, perubahan pada volatilitas cenderung mempengaruhi
perubahan harga. (contoh: Bollinger Band)
?? Indikator Siklus digunakan untuk
mengindikasikan adanya pola berulang dari pergerakan pasar, khusus untuk
peristiwa berulang seperti musim, pemilihan umum, dan lainnya. Banyak
pasar memiliki kecenderungan bergerak dalam pola siklus. Indikator
siklus berguna untuk menentukan timing pola pasar tertentu. (contoh:
Elliot Wave)
?? Indikator Support/Resistance Support
resistance menggambarkan level harga dari kenaikan dan penurunan
berulang dan kemudian berbalik arah. (contoh: Trend Lines)
?? Indikator Momentum ialah istilah
umum untuk menggambarkan kecepatan pergerakan harga di periode tertentu.
Indikator momentum menentukan kekuatan atau kelemahan dari sebuah tren.
Momentum berada tertinggi ketika mulainya sebuah trend dan terendah
pada saat perubahan arah. Divergence arah apapun dari harga dan momentum
mengindikasikan pergerakan telah melemah. Jika terjadi pergerakan harga
ekstrim dengan momentum yang lemah, hal itu merupakan sinyal dari akhir
pergerakan di arah tersebut. Jika momentum bergerak tren dengan kuat
dan harga bergerak datar, hal itu memberikan sinyal adanya potensi
perubahan arah harga. (contoh: RSI, Stochastic, MACD)
(www.seputarforex.com)
2.Fundamental
Dalam melakukan transaksi mata uang
tidak terlepas dari kepiawaian kita dalam menganalisa sebuah pergerakan
index dari saham tersebut. Analisa ini penting dilakukan untuk
menentukan arah pergerakan dari index saham tersebut. Ada dua metode
analisa yaitu, Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal.
Analisa Fundamental adalah analisis terhadap fundamental suatu negara
pemilik index saham, untuk index hangseng misalnya, akan dianalisis
kondisi ekonomi, sosial dan politik Hongkong. Sedangkan analisis
tekninal hanya mengandalkan tren harga kedepan berdasar perkembangan
harga dimasa lalu.
1. Analisa Fundamental
Definisi. Analisa
Fundamental adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi
ekonomi, politik dan keamanan secara global dan juga tiap-tiap negara
yang mengeluarkan Index Saham.
Prinsip. Analisa
fundamental membutuhkan kelihaian seni tersendiri untuk memperhitungkan
penting tidaknya suatu informasi menjadi faktor yang akan berpengaruh
terhadap fluktuasi nilai tukar suatu mata uang. Berikut adalah
prinsip-prinsip analisis fundamental :
a) Reaksi Berantai : Semakin besar dampak berantai suatu informasi, maka akan semakin besar pengaruhnya terhadap nilai sebuah index perusahaan.
b) Jarak Informasi :
Semakin dekat sebuah informasi dengan suatu index saham, maka akan
semakin besar pengaruh informasi tersebut. Misalnya, informasi yang
berasal dari dalam negeri Indonesia akan besar pengaruhnya terhadap
nilai IHSG dibandingkan informasi dari luar negeri.
c) Sumber Berita : Semakin resmi sumber berita tersebut, maka akan semakin kuat pengaruhnya terhadap nilai suatu index saham.
d) Jenis Berita :
Berita ekonomi lebih kuat pengaruhnya terhadap index saham suatu negara
dibanding berita lainnya, seperti politik, sosial maupun budaya.
Proserdur. Segala
informasi hingga hal-hal yang tidak rasional harus dikumpulkan, guna
dijadikan alat untuk memprediksi pergerakan suatu index saham. Pada
intinya, informasi tersebut akan mempengaruhi supply dan demand atas
index saham suatu negara.
Metode. Dalam melakukan
metode analisis fundamental adalah dengan terus-menerus mengupdate
informasi yang ada. Mengenai media informasi tersebut tergantung,
ketersediaan yang ada di tempat kita. Namun untuk trading index saham,
informasi ini akan selalu tersedia.
Sifat Berita Fundamental dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu : 1. Berita Permintaan Bersifat Bullish
Bullish berasal dari
kata "bull" (sapi jantan), sifat tersebut menggambarkan gerakan harga
pasar terlihat seolah-olah akan turun namun sebenarnya akan naik (mirip
gerakan sapi jantan menanduk musuhnya yaitu, menanduk kemudian
dilemparkan keatas).
Bearish berasal dari
kata "bear" (beruang), sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar
yang terlihat seolah-olah akan naik namun sebenarnya harga akan turun
(mirip gerakan beruang mencengkeram mangsanya, yaitu mengangkat lalu
dibanting).
(www.seputarforex.com )
08.52
Wilson Wiradiwirya
Posted in: 
